OPERASI SEMERU 2018

12 March 2018

Selain menjaga agar anak tidak menjadi korban tindak kekerasan, perlindungan anak juga diperlukan saat mereka diajak berkendara.

Salah satu upaya polisi untuk turut melindungi anak saat berada dijalan yakni dengan membagikan helm untuk anak. Hal itu terlihat sejak pagi buta, anggota Satlantas Polrestabes Surabaya stand by di traffic ligth Monumen Polisi Surabaya, Kamis (8/3). 

Sejumlah peralatan seperti banner himbauan tertib berlalu lintas dibentangkan. Tak hanya menyapa pengendara, polisi juga membagikan helm kepada anak-anak.  Dipimpin Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia, anggota memberikan sosialisasi keselamatan berkendara. 

Sejumlah pengendara roda dua dan roda empat yang melanggar ketertiban berlalu lintas, mereka dekati. Bahkan, jika mereka mendapati anak kecil yang tidak memakai helm saat dibonceng orang tuanya, mereka langsung menyodorkan sebuah helm. 

"Setelah kami sampaikan pesan dan imbauan secara humanis, kami lantas memberikan helm tersebut kepada anak-anak yang tak mengenakan hel, helm," ungkap AKBP Pandia.

Pandia mengatakan, puluhan helm anak memang sengaja disiapkan, sebab banyak orang tua yang jutsru tak memakaikan helm kepada anaknya saat dibonceng. Mereka mengganggap remeh keselamatan buah hatinya. Sebab jika terjadi kecelakaan, paling tidak ada sudah terlindungi bagian vitalnya. 

“Nah ini kebanyakan kebalik, orang tua yang pakai helm, sedangkan anak tidak. Nah inilah yang kami tekankan pada kegiatan pagi ini (kemarin,red),” jelasnya.  

Selain melakukan sosialisasi secara lisan, Pandia dan anggotanya juga membentangkan banner operasi keselamatan. Selain itu, sejumlah anggota, juga nampak membawa poster humor yang berisi himbauan dengan bahasa suroboyoan.

“Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2018," pungkas Alumnus AKPOL (Akademi Kepolisian) 2000 ini.

Sumber : jawapos.com