Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan #2

27 March 2018

Festival Mlaku-mlaku Nang Tunjungan akan kembali digelar. Tepatnya pada 29 Maret mendatang. Kali ini, even bulanan tersebut digelar bersamaan dengan Public Relations (PR) Awards.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Widodo Suryantoro menjelaskan, Festival Mlaku-mlaku Nang Tunjungan pada prinsipnya sama dengan gelaran sebelumnya. Panitia akan menutup Jalan Tunjungan. "Bedanya UMKM yang terlibat. Kami gilir UMKM-UMKM tersebut untuk menjajakan kuliner dan kerajinan khas Surabaya," jelas Widodo dalam keterangan pers di Kantor Humas Pemkot Surabaya, Senin (26/3).

Perbedaan juga meliputi hiburan. Panitia akan menyiapkan dua panggung besar yang saling berhadapan di kedua ujung Jalan Tunjungan. Pertama di bawah jembatan Tunjungan atau Koridor Space. Kedua di dekat Hotel Majapahit. "Di setiap stan juga akan ada hiburan-hiburan kecil," tambahnya.

Acara utama pada festival adalah PR Award yang diselenggarakan PR Indonesia. Yakni, lembaga independen yang fokus pada aktifitas kehumasan lembaga pemerintah maupun swasta.

CEO PR Indonesia Asmono Wikan menerangkan, nantinya ada penyerahan penghargaan untuk 8 kategori kompetisi dan 16 sub kategori. "Di Festival Mlaku-mlaku nang Tunjungan akan digelar malam penghargaan bagi praktisi public relations yang sudah kami nilai," terang Asmono.

Rencananya, malam penghargaan dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, perwakilan kementerian, beberapa kepala daerah, sampai pimpinan-pimpinan BUMN. Acara dijadwalkan selesi pukul 21.00 WIB.

Terkait dengan rekayasa lalu lintas, Satlantas Polrestabes Surabaya dan Dinas Perhubungan Kota Surabaya sudah punya skenario. Pengalihan arus tidak jauh berbeda dengan even serupa bulan lalu.

Kasat lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pan Pandia menjelaskan, penutupan Jalan Tunjungan sudah akan diterapkan mulai Kamis (29/3) pukul 00.00 WIB. "Intinya nanti pengalihan rute sama. Yang mengarah ke Tunjungan dibelokkan ke kiri menuju Genteng Kali dan ke Kanan menuju Praban sisi Utara," jelas Pandia.

Contra flow juga akan kembali diterapkan di Jalan Tunjungan sisi Barat. Hal ini untuk menyesuaikan dengan tamu-tamu hotel yang berada di sekitar Jalan Tunjugan. "Nanti dipasang barrier untuk kendaraan yang mau menuju ke hotel-hotel tersebut," tutur alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2000 

 

Sumber : jawapos.com