Metode Baru UN 2018

16 March 2018

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan dalam Ujian Nasional (UN) tahun 2018, 78 persen peserta akan mengikuti UN berbasis komputer (UNBK).

Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Bambang Suryadi, mengatakan jika tahun ini, 8,1 juta peserta didik dan 96 ribu satuan pendidikan mengikuti UN.

"Sebanyak 78 persen peserta didik siap mengikuti UNBK. Jumlah peserta UNBK tahun ini meningkat signifikan dari penyelenggaraan tahun lalu," ujar Bambang, dalam konferensi pers di Gedung A, Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).

Ia mengungkap jika jumlah peserta UNBK meningkat sekitar 3,7 juta peserta atau setara dengan 166 persen dari tahun 2017.

Tercatat, kata dia, sebanyak 6.293.552 peserta didik siap mengikuti UNBK pada bulan April mendatang.

Ia juga memaparkan ada 17 provinsi yang siap menyelenggarakan 100 persen UNBK di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Provinsi itu antara lain provinsi Aceh, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, DIY, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah.

Tak jauh berbeda, di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) tercatat 16 provinsi yang siap menyelenggarakan 100 persen UNBK.

"Di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tercatat hanya dua provinsi yang 100 persen UNBK, yaitu di DKI Jakarta dan DIY," ungkap Bambang.

Lebih lanjut, UN jenjang SMK akan dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 5 April 2018. Jenjang SMA/Madrasah Aliyah (MA) diselenggarakan pada tanggal 9 hingga 12 April 2018.

Ujian susulan, jelas Bambang, dari SMK dan SMA/MA dilakukan pada tanggal 17 dan 18 April.

Pada jenjang SMP/Madrasah Tsanawiyah (Mts), UN akan dilaksanakan pada tanggal 23 sampai dengan 26 April 2018. Sementara ujian usulan dilaksanakan tanggal 8 dan 9 Mei.

"Untuk pendidikan kesetaraan program paket C, UN dilaksanakan pada tanggal 27-30 April dan 2 Mei 2018. Paket B, tanggal 4-7 Mei. Ujian susulan kedua paket ini akan dilaksanakan tanggal 11 sampai dengan 14 Mei 2018," katanya.

 

Sumber : tribunnews.com