|
Fakta di Balik Teh
Khasiat dan Kisah Jahat
Rasanya, minuman teh sudah jadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Sarapan di rumah, minumnya teh. Makan siang di kantin sekolah, minumnya teh. Bahkan, sampai makan malam sama keluarga pun, minumnya tetep teh. Teh bener-bener udah melekat sama budaya kita! Tapi, apa Kanca Muda tahu sisi positif dan negatif di balik minuman sedap satu ini. Check this out!
Mitos Teh Oleh banyak orang, teh diyakini memiliki khasiat-khasiat antara lain : 1. Mengandung banyak antioksidan 2. Membunuh bakteri 3. Memiliki efek antioksidan yang positif 4. Teh hijau jepang akan memperpanjang umur kita 5. Teh hijau jepang dapat membantu mencegah kanker
Namun, siapa yang sangka kalau teh ternyata juga jadi pemicu kanker lambung? Antioksidan di dalam teh adalah berjenis polifenol, zat ini mencegah atau menetralisir efek radikal bebas yang merusak. Jika beberapa antioksidan menyatu, hasilnya menjadi tanin. Tanin menyebabkan beberapa tumbuhan dan buah-buahan memiliki rasa sepat. Tanin mudah teroksidasi. Jika banyak terkena air panas atau udara dapat berubah menjadi asam tanat. Asam tanat memiliki fungsi membekukan protein. Teh yang mengandung asam tanat memiliki efek negatif pada mukosa lambung – selaput lendir yang melapisi lambung sehingga penyuka teh menderita berbagai masalah lambung.
Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang terlalu sering meminum teh akan mengalami penipisan mukosa lambung akibat perubahan atrofi. Perubahan atrofi yang kronis atau maag kronis dapat berkembang menjadi kanker lambung. Tidak hanya itu, antioksidan dalam teh ternyata juga dapat merusak DNA. Be aware!
Lantas, bagaimana solusinya? Tenang, fakta-fakta di atas bukan berarti membuat kita ogah minum teh lagi. Nge-teh boleh-boleh saja, tetapi harus dibatasi. Dan yang perlu diperhatikan bagi penyuka tea adalah: 1. Minumlah air putih daripada teh 2. Gunakan daun tea yang ditanam secara organik. Sisa-sisa zat kimia pertanian juga membahayakan tubuh. 3. Minumlah teh setelah makan dan bukan dengan perut kosong untuk menghindari tekanan berlebih pada lapisan lambung. 4. Batasi 2-3 cangkir saja perhari.
Siplah! Selamat nge-teh, Kanca Muda! (putri/bs)
|